Tuesday, November 29, 2016

Nadiem Makarim, Sang Pendiri Go-Jek

  No comments
Perusahaan starup akhir akhir ini banyak tersebar di dunia, tidak terkecuali di indonesia, banyak perusahaan starup yang bagus – bagus, ada salah satu perusahaan yang terkenal dan maju yaitu Go-jek, go-jek disini yaitu perusahaan dibidang transportasi yang menawarkan jasa dan antar jemput barang, perusahaan yang bagus  dibuat oleh orang yang berpikiran maju, salah satunya ialah perusahaan Go-jek yang didirikan oleh Nadiem Makarin.

Anyone can steal your idea, but no one can steal your execution – Nadiem Makarim

mungkin beberapa tahun ke-belakangan ini semua orang mengenal perusahaan Go-jek, salah satu pendiri-nya ialah Nadiem Makarim, nadiem sendiri lahir di Singapura pada 4 Juli 1984, walaupun lahir di Singapura, nadiem masih ada keturunan  warga Indonesia asli yang keturunan dari  Ayahnya yang asli dari Pekalongan yang bernama Nono Anwar Makarim bekerja sebagai pengacara, sedangkan ibu dari  Nadiem asli Pasuruan yang bernama Atika Algadrie.

            Nadiem Makarim kecil kehidupannya banyak dihabiskan di indonesia, mulai dari SD hingga SMP  sedangkan untuk SMA nadiem memilih untuk sekolah di Singapore. Saat kuliah ia memilih ke Harvard University. Namun sebelum di Harvard University, ia mengambil D1 Foreign Exchange di London School of Economics. Setelah lulus Nadiem Makarim kemudian kembali ke Indonesia dan meniti karier sebagai professional di perusahaan Mckinsey and Company, yaitu sebuah perusahaan ko sultan bisnis di Jakarta. Di perusahaan itu nadiem meniti karir tidak lama karena jiwa dia adalah entrepreneur nadiem cuma 3 tahun bekerja di perusahaan tersebut. Tetapi sebelum nadiem mendirikan perusahaan Go-Jek dia sempat bekerja di Zalora Indonesia sebagai Managing Director, bahkan ia adalah salah satu Co Foundernya. Nadiem Makarim juga pernah menjabat sebagai Innovation Officer  di Kartuku, tetapi karena jiwa-nya tidak disitu maka nadiem tidak terlalu lama juga bukan masalah gaji, fasilitas atau apresiasi perusahaan. Semua itu telah didapatnya. Nadiem Makarim pun memutuskan bahwa ia harus membuat bisnis sendiri. Ia ingin agar bisnisnya ini benar-benar member dampak positif bagi masyarakat.

            Selama Nadiem telah keluar dari perusahaan tempat pekerja, dia mencari ide, lalu tebesitlah ide membuat perusahaan Go-jek, jika ojek ini di sistemkan tentu akan jauh lebih mudah bagi penumpang untuk menghubungi dan juga lebih menguntungkan bagi pemilik ojek itu sendiri, akhirnya nadiem benar – benar berhenti dari perusahaan dan dia fokus ke pendirian Go-Jek itu sendiri tepat pada tahun 2011 dia sudah bisa mendirikan Go-Jek yang didalamnya tidak hanya mengangkut jasa penumpang, tetapi dia fokus ke banyak hal mulai dari makanan, barang, salon dan sebagainya yang itu masih bisa discover dengan menggunakan sepeda motor.

            Pada awal berdirinya perusahaan itu, banyak pro kontra yang didapat dari banyak kalangan, karena Go-Jek berdiri bukan karena ingin menyaingi ojek tetapi Go-Jek sendiri berdiri ingin merangkul ojek – ojek itu sendiri biar tersistem memalui aplikasi GO-JEK itu makanya Go-Jek itu semakin sukses dan lama kelamaan disukai banyak kalangan.
            Nadiem pun tidak mau tanggung-tanggung dalam mengembangkan bisnis startup sekaligus misi sosialnya ini. Selain menyediakan sarana teknologi bersistem call centre tersebut, Ia juga memberikan smartphone kepada mitra ojeknya guna sebagai sarana utk menerima panggilan pelanggan. Banyak fasilitas yang diberikanya kepada  Drivernya nadiem pun banyak melakukan inovasi,seperti membuat aplikasi mobile phone Go-Jek tersebut semakin maju, sampai saat ini perusahaan startup Go-Jek lah yang masih bertahan dalam kalangan ojek online.

Biodata Nadiem Makariem


Nama
Nadiem Makarim
TTL
Singapura, 4 Juli 1984
Orangtua
Nono Anwar Makarim (ayah)
Atika Algadrie (ibu)
Pasangan
Franka Franklin (istri, 2014)
Pendidikan
Foreign Exchange di London School of Economics
International Relations di Brown University, Amerika Serikat
Harvard Business School , Harvard University
Karier
Co Founder & Managing Direktor Zalora Indonesia
Chief Innovation Officer Kartuku
Bussiness Consultan , Mckinsey & Company
Founder & CEO GO-JEK (2011- sekarang)

Untuk Melihat artikel yang lainnya bisa lihat di blogger kami http://buku-otobiografi.blogspot.co.id/

No comments :

Post a Comment