Home
pemilik krim wak doyok
7:11 PM
"Allah itu Maha Besar dan Kaya, saya berdoa tidak pernah putus asa agar diberi petunjuk, hinggan sekarang saya menjadi seperti ini merupakan kuasa-NYA" - Wak Doyok
Tetapi akhirnya Wak Doyok menyadari semakin banyak
haters yang menolak produknya maka ia dan produknya akan semakin lebih banyak
mendapatkan perhatian dan viral. Wak Doyok tidak mudah berputus asa, ia tetap
memposting foto-fotonya di media sosial, dengan menampilkan citra yang berbeda
di jagat maya. Dengan gayanya ia menjadi sebagai lelaki yang mempunyai aura
maskulin ala tahun 1960-an, dengan pakaian rapi, rambut berjambul, janggut dan
jambang yang ditata rapi dan kumis lebat yang ujungnya dipelintir.
Lambat laun produk Wak Doyok semakin banyak dicari dan
diminati kalangan anak muda, karena semakin banyak artis-artis yang juga
menggunakan trend jambang dan kumis.
Nama Wak Doyok pun semakin mendunia sampai ke Indonesia, Spanyol,
Prancis, juga Australia. Ia bahkan pernah diundang oleh sebuah universitas di
Jerman sebagai penasihat mode.
Sejumlah merk produk ia luncurkan, mulai dari Kopi Lu- Wak Doyok, krim penumbuh jambang,
pomade, hingga produk germen bergaya "British". Belum lagi sejumlah
lokasi cukur atau barber shop VVIP miliknya yang menyebar di seantero
Malaysia.
Wak Doyok pun kini menjadi "artis". Ia
membintangi sejumlah flim, iklan dan tampil dalam banyak acara televisi. Salah
satu flim yang ia bintangi ialah Abang Long Fadil 2.
 |
Wak Doyok dalam talkshow "Sarah Sechan" NET TV sumber : https://goo.gl/T1La5k |
Trik Jualan Ala "Wak Doyok"
 |
Salah satu iklan Wak Doyok di sebuah website sumber : https://goo.gl/nTsXyb |
Ada beberapa strategi bisnis yang dilakukan Wak Doyok yang bisa dicontoh ,
diantaranya :
1. Menjual
produk yang unik
2. Menggunakan
kemasan yang baik dan unik
3. Berani
menjadi Trendsetter atau ikon Lifestyle
4. Menggunakan
sosial media untuk marketing
5. Pemasaran via online yang ekslusif dengan menerapkan agen atau reseller online yang terbatas.
***
Ada
banyak kisah menarik tokoh lainnya disini.
Cerita
Sebelumnya :
Diposkan oleh
Unknown
Read More
4:29 AM
“Tanpa ‘Pembenci” aku akan jadi apa ?
Mereka mempromosikan diriku secara gratis” –Wak doyok
 |
Wak Doyok sumber :https://goo.gl/07wH6a |
Kebangkitan Wak Doyok
Wak Doyok tidak mau hanya bekerja sebagai kuli
bangunan terus, ia juga tidak berputus asa, ia kembali melamar pekerjaan ke
Butik Ben Sherman. Dengan modal uang tabungannya selama bekerja sebagai kuli,
Ia merubah penampilannya menjadi lebih rapi. Akhirnya ia pun diterima bekerja
dibutik itu dengan gaji sebesar 1200 ringgit Malaysia.
Sejak awal Wak Doyok memang sudah tertarik dengan
dunia fashion, karena itulah ia sangat ngebet untuk bisa diterima bekerja di
Butik Ben Sherman. Butik ini sudah berdiri sejak tahun 1963, dengan
menghasilkan produk sepatu, pakaian, jas dan aksesoris lawas tahun 50-60an,
butik ini sangat dikenal dengan gaya vintage yang saat sini dikenakan Wak
Doyok.
Saat bekerja di Butik tersebut Wak Doyok masih dengan
jambang diwajahnya, awalnya ia tidak PD, namun saat bekerja disana, ia justru
malah mendapat bayak pujian. Sejak itulah ia PD dan mulai rutin merapikan
jambangnya. Saat itu, ia mengikuti jambang David Beckham sebagai rujukan.
 |
Jambang David Beckham rujukan Wak Doyok sumber : https://goo.gl/Ilckw0 |
Ia rutin merapikan jambangnya 2 hari sekali, merapikan
sesuai dengan struktur wajah, dan mengikuti berbagai petuah orang tua, termasuk
mengelapnya dengan tangan kanan selepas makan. Menurut Wak Doyok inilah salah
satu alasan jambang tumbuh subur. Butuh ketelian khusus untuk merawat
jambangnya, sehingga ia memilih untuk melakukan perawatan jambangnya sendiri di
rumah ketimbang di Salon.
· Cikal Bakal Produk “Wak Doyok”
 |
Krim produk Wak Doyok sumber : https://goo.gl/Ryr44U |
Produk perawatan untuk jambangnya ia dapatkan dari
temannya di singapura, ia menggunakan wax khusus untuk pelentik kumis sedangkan untuk jambangnya ia membelinya di
Salon milik penyanyi Joe Flizzow yakni “Joe’s Barbershop”. Produk-produk
tersebut sangat sulit ditemui kecuali di daratan Eropa, karena itulah ia
mendapat ide untuk membuat produk perawatan jambang sendiri.
Gaya yang dipakai Wak Doyok saat itu termasuk gaya
baru di kalangan anak muda Malaysia. Gaya dan produknya sempat ditolak karena
tidak cocok dengan budaya Malaysia, padahal banyak anak muda yang berminat
untuk mengikuti gaya Wak Doyok tetapi takut menjadi bahan cemooh orang. Tak
hanya mendapat ejekan di dunia nyata, ia juga mendapat ejekan dari dunia maya
dengan munculnya #wakdogol dan #seranggaperosak.
.........................................................
Bagaimana cerita
Wak Doyok selanjutnya ? Tunggu yaa.
Ada
banyak kisah menarik tokoh lainnya disini.
Cerita
Sebelumnya :
Diposkan oleh
Unknown
Read More
7:38 PM
"Saya malas berpikir apa yang
orang pikirkan mengenai saya. Apa yang paling penting saya tidak menganggu
hidup orang lain" – Wak Doyok
 |
Mohd Azwan Md Nor alias Wak Doyok sumber : https://goo.gl/lHGLwB |
Akhir-akhir ini
krim jambang “Wak Doyok” cukup viral di media sosial, khususnya instagram. Bagi
kaum pria mungkin sering mendengarnya bahkan sudah menggunakan krim “Wak Doyok”
untuk menumbuhkan jambangnya. Siapa sosok dibalik kesuksesan krim Wak Doyok
tersebut ?
· Wak Doyok “Dulu”
Mohd Azwan Md Nor alias Wak Doyok merupakan sosok
dibalik kesuksesan krim jambang “Wak Doyok”, ia menggunakan namanya sebagai
merk dagang krimnya. Pria asal Malaysia ini sempat menjadi kuli bangunan pada
tahun 2010.
Pada saat bekerja sebagai kuli, ia pernah tidak tidur
selama 3 hari, gajinya sangat kecil yaitu 5 ringgit/jam tidak sebanding dengan
pekerjaan yang dilakukan, bahkan pernah tidak dibayar sama sekali. Ia menjadi
di kuli di kawasan Dermaga Port Klang, setiap hari ia puas melihat muatan
diturunkan dari kapal.
 |
Wak Doyok dulu, badannya kurus seperti "Doyok" sumber : https://goo.gl/qyKxoR |
Sejak menjadi kuli itulah ia sering dipanggil “Doyok”,
dikarenakan tubuh kerempeng dan wajah culun yang dimilikinya yang menurut
teman-temannya mirip dengan pelawak Indonesia “Doyok”. Pada era itu (1980-1990
an) flim Doyok dan Kadir sedang tenar, Wak Doyok mempunyai keturunan jawa yang
semakin menambah kemiripan ia dengan pelawak “Doyok”.
Pada tahun 2008 Wak Doyok diberhentikan dari
pekerjaannya, ia menjadi pengangguran dan dijauhi teman-temannya. Saat menjadi
pengangguran itulah ia menumbuhkan rambut jambangnya. Tak tahan dengan
pengangguran tanpa uang ia kemudian melamar pekerjaan di Butik Ben Sherman, Ia
harus berjalan sejauh 5 km karena motornya sudah ditarik akibat tidak bisa
membayar cicilan setiap bulannya.
 |
Penampilan Wak Doyok jaman dulu (belum memakai kumis dan brewok) sumber : https://goo.gl/s0Glub |
Dengan tampilan apa adanya ia mencoba melamar kerja di
Butik asal Inggris tersebut, namun sayang ia ditolak karena tidak cocok dengan
pemampilan Wak Doyok saat itu. Ia kemudian bekerja sebagai kuli kembali, ia
sempat juga menjadi penarik lori dan montir serabutan.
...........................................................
Bagaimana cerita
Wak Doyok selanjutnya ? Tunggu yaa. Masih banyak kisah menarik tokoh lainnya lho disini.
Cerita
Sebelumnya :
Diposkan oleh
Unknown
Read More