Showing posts with label sujiwo tejo. Show all posts

Sunday, November 27, 2016

Sujiwo Tejo-2: Seniman Jenius dan Nyentrik

  1 comment
6:40 AM


Lupa Endonesa, Lupa Endonesa Deui, Sujiwo Tejo, Seniman Jenius dan Nyentrik
Sujiwo Tejo
sumber : https://twitter.com/sudjiwotedjo_
Seniman jenius dan nyentrik kelahiran 31 Agustus 1962 ini tidak pernah lupa untuk memberikan hasil karyanya kepada Indonesia. Beliau memiliki imajinasi yang menarik seputar Indonesia. Keahliannya dalam merangkai kata-kata menjadi sebuah tulisan yang menarik untuk dibaca tidak dapat dipungkiri lagi. Setiap hasil tuisan yang telah dibuat seniman jenius dan nyentrik ini diselipi kosmologi perwayangan. Dari tahun 2001, tidak kurang dari 10 buku berhasil dibuat dengan topik-topik yang beragam, mulai dari cinta, kemanusiaan, politik, dan kenegaraan. Salah satu buku yang menarik perhatian banyak orang adalah  Lupa Endonesa. Buku ini bercerita tentang permasalahan bangsa Indonesia yang berasal dari warganya sendiri. Tujuan beliau menulis buku ini karena banyak masyarakat Indonesia lupa kalo kita adalah bangsa yang besar. Setelah sukses melalui buku i ni beliau menulis buku Lupa Endonesa Deui, dimana masyarakat Indonesia tidak kunjung sadar akan perilaku mereka yang memberikan permasalahan bagi negara ini.

Lupa Endonesa, Lupa Endonesa Deui, Sujiwo Tejo, Seniman Jenius dan Nyentrik
Lupa Endonesa
sumber : https://goo.gl/md0lyF
Lupa Endonesa, Lupa Endonesa Deui, Sujiwo Tejo, Seniman Jenius dan Nyentrik
Lupa Endonesa Deui
sumber : https://goo.gl/jGO84S
Jangan pernah mencaci atau menghujat siappun yang sudah menjadi tersangka. Karena jadi tersangka itu berat untuk dirinya dan keluarga. Jadi kenapa kita menambah beban dengan mencela mereka. Kritiklah pada sistemnya, kritik pada skala yang besar.
Selain menulis buku, seniman jenius dan nyentrik ini tidak mau ketinggalan mengikuti maraknya penggunaan media sosial. Melaui media sosial twitter yang dikelolanya sendiri, seniman jenius dan nyentrik mengisi kicauannya berupa sindiriran kterhadap kondisi polik saat ini. Belum adanya perubahan secara langsung oleh para pemimpin politik tidak pernah mengurungkan niat beliau untuk terus menulis kicauan-kicauan yang berupa sindiran dalam berupa guyonan. Bagi beliau kalo ingin mengkritik tetaplah mengkritik saja karena masa depan politik yang tidak dapat ditebak. Jadi hasilnya tidak perlu dibayangkan. Walaupun sering memberikan kritik, tetapi beliau tidak pernah secara langsung menyindir seorang tokoh politik. Menurut seniman jenius dan nyentrik ini jangan pernah mencaci atau menghujat siapapun yang sudah menjadi tersangka. Karena jadi tersangka itu berat untuk dirinya dan keluarga. Jadi kenapa kita menambah beban dengan mencela mereka. Kritiklah pada sistemnya, kritik pada skala yang besar. Itulah alasan beliau membuat kicauan-kicauan yang tidak pernah mengkritik secara spesifik pada seorang tokoh-tokoh politik tertentu.  

Pada bulan Agustus tahun 2013, seniman jenius dan nyentrik ini membuat konser seni di Taman Ismail Marzuki yang bertajuk Maha Cinta Rahwana. Sederet penyanyi ternama seperti Syaharani dan Glenn Fredly ikut ambil bagian. Para profesioanal dibidang musik lainnya tidak ketinggalan dalam konser ini, seperti penata lagu dan composser handal Tya Subiakto. Cerita ini bercerita mengenai tokoh Rahwana yang serba emosional tetapi memiliki cinta. Sukses berkiprah dalam pementasan ini, keahliannya dalam seni peran  memang perlu diacungi jempol. Sejak tahun 1990an, seniman jenius dan nyentrik telah berprofesi sebagai pemain sekaligus pelatih teater. Sejumlah karya terlahi dari tangan dingin seniman jenius dan nyentrik ini. Walaupun memiliki segudang prestasi, beliau tidak ragu untuk membagi ilmu kepada rekan-rekan seprofesinya. Keunikan dan kreatifitas yangag tak berhenti mengucur berhasil menyemarakan jagat seni di tanah air ini.
 

Masyarakat Indonesia tidak boleh lupa kalau kita adalah bangsa yang besar. Masyarakat  Indonesia tidak percaya diri karena kesalahan informasi yang diterima. Kesesatan informasi dianggap sebagai suatu kewajaran.
Harapan seniman jenius dan nyentrik ini Indonesia memberikan kebebasan bagi karya-karya anak Bangsa seperti acara televisi yang menampilkan karya nusantara dan berbagai kekayaan alam yang seharusnya dapat dinikmati oleh Bangsa Indonesia bukan di ekspor. Masyarakat Indonesia tidak boleh lupa kalau kita adalah bangsa yang besar. Masyarakat  Indonesia tidak percaya diri karena kesalahan informasi yang diterima. Kesesatan informasi dianggap sebagai suatu kewajaran. Pendidikan yang dapat memperbaiki bangsa ini, seharusnya tergantung kiprah seorang guru bukan uang, begitu tutur  seniman jenius dan nyentrik ini.

Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca;) silahkan sertakan saran dan komentar pada kolom dibawah ini. Jangan lupa dishare!;)

Kisah sebelumnya :
Sujiwo Tejo-1: Seniman Jenius dan Nyentrik

Read More

Sunday, November 20, 2016

Sujiwo Tejo-1: Seniman Jenius dan Nyentrik

  No comments
4:00 PM

Tokoh ini punya segudang kemampuan di dunia seni, menulis, berakting, menyanyi, sutradara, melukis, jurnalis, memainkan beberapa alat musik, dan bahkan mendalang sejak kecil telah dilakoninya. Siapa sangka jiwa seni yang ada pada diri tokoh nyentrik kelahiran Jember, 31 Agustus 1962 pernah mengecap bangku kuliah di dua jurusan sekaligus, yaitu jurusan Matematika dan jurusan Teknik Sipil di Intitut Teknologi Bandung.

Setiap langkah yang telah dilewati hingga mencapai kesuksesan di panggung seni seperti sekarang ini tidak lepas dari restu ibu. Seniman jenius yang lahir dengan nama asli Agus Hadi Sujiwo ini memiliki kebiasan unik yang selalu ia lakukan sebelum berpergian keluar rumah saat masih berada dirumah di Jawa Timur. Beliau selalu bersujud  menghadap ke Utara dan ibunya Sulastri melangkahi dirinya tiga kali untuk memberi restu. Hal ini ia lakukan seperti kebiasaan tokoh wayang Arjuna yang diberi restu oleh Dewi Kunti. Walaupun sering melanggar pakem dalam cerita wayang, namun wayang tetap melekat didalam jiwanya.
Dunia kesenian telah menghiasi hidupnya sedari lahir. Ayahnya adalah seorang dalang dimana ia membantu ayahnya dalam menyiapkan peralatan perwayangan. Darah seni yang dimilikinya berhasil juga dia berikan kepada putra-putrinya. Bakat yang dimiliki anak-anaknya berbeda-beda, ada yang menyukai seni tari dan ada yang menyukai sastra. Ia mengaku tidak memberi paksaan kepada anak-anaknya. Kebebasan berkarya dengan karakter didikan yang tegas dan bebas itu metode yang seniman nyentrik ini ambil dalam mendidik anak-anaknya.
Kebebasan  berkarya yang diberikan kepada anak-anaknya membuat seniman nyentrik ini tidak lupa menyebarkan virus perwayangan kepada pemuda di Indonesia. Buku dan video di youtube adalah beberapa media yang digunakan untuk mengajarkan dan mengenalkan dunia perwayangan dengan tinjauan yang modern tentunya. Menjadi seorang dalang sudah seharusnya membuat orang-orang tertarik. Setiap mengisi talkshow maupun seminar dikampus, seniman jenius ini sering diminta untuk melakukan pementasan wayang. Hal ini membuktikan perkatan beliau bahwa ini dunia perwayangan tidak akan pernah mati. Salah satu kutipan yang menarik dalam perwayangan

Tuhan jika cintaku pada shinta terlarang mengapa Kau bangun megah perasaan ini dalam sukmaku. Didalam cinta tidak ada yg salah. Aku salah secara sosial. menculik istri orang tetapi adakah salah dalam mencinta seseorang

Selain menjadi seorang dalang, Seniman jenius ini juga sukses menjadi penulis. Keahlian ini didapatkannya karena kebiasaan membaca yang telah dilakukan saat masih tinggal di Jawa Timur. majalah berbahasa jawa Panjebar Semangat dan buku Jayabaya. Selanjutnya saat telah berkuliah di Bandung, bersama teman-temannya anak Loyola membaca bacaan barat seperti Picasso. Selama berkuliah inilah kecintaanya terhadap dunia seni semakin menjadi-jadi dan merasa ada panggilan yang akhirnya membuatnya memutuskan untuk meninggalkan dunia akademik. Keputusannya ini sempat membuat ibunya pingsan. Bagi seniman nyentrik ini hal yang wajar bila setiap orang berbeda pendapat. Setelah meninggalkan bangku kuliah, ia mulai bergelut di dunia jurnalistik di Kompas. Awalnya menulis dibidang iptek kemudian berpindah ke rubrik kebudayaan. Terkenal sebagai seoraang wartawan yang nyentrik dan berani dengan karya yang wah tetapi berbeda. Setelah 8 tahun akhirnya memutuskan untuk bersolo karir karena tidak seorang pun yang sanggup untuk menanganinya. Orang-orang menginkan dia menjadi orang yang fokus pada satu bidang saja, tetapi seniman jenius ini tidak bisa. Dia ingin melakukan banyak hal didunia seni ini, menulis, menyanyi, berakting dan berbagai bakat lainnya yang tidak heran mengapa beliau bisa menjadi seniman jenius sekarang ini.

Bersambung....

Referensi :
Satu Indonesia - Sujiwo Tejo : https://www.youtube.com/watch?v=5uaBtOaTNLw

Jangan sampai terlewatkan Sujiwo Tejo-2 : Seniman Jenius dan Nyentrik

Terima kasih telah membaca J Jika ingin tokoh-tokoh inspirasi kalian di buatkan autobiografi silahkan komen dibawah ini  dan kalian juga  bisa menginspirasi orang lain dengan kisah kalian loh! Jika berminat silahkan email ke :

Kisah inspirasi sebelumnya :



Read More