Showing posts with label indonesia. Show all posts

Monday, December 19, 2016

Presiden RI Ke - 6 "Susilo Bambang Yudhoyono"

  No comments
8:39 PM

Susilo Bambang Yudhoyono atau yang biasa kita kenal dengan pak SBY, Beliau merupakan mantan Presiden RI yang ke 6, berbeda dengan pendahulu nya beliau merupakan Presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat pada proses pemilu presiden putaran II pada tanggal 20 september 2004 lalu. Beliau lahir di pacitan jawa timur, 9 september 1949. Beliau memeiliki istri yang bernama Kristiani Herawati

Kehidupan dari Susilo Bambang Yudhoyono

Dalam keseharian nya beliau adalah orang yang baik sikap maupun perilaku, beliau juga dikaruniai 2 orang putra yaitu Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhi Baskoro Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono mengikuti jejak sang ayah di dalam militer ia juga lulus dari akmil tahun 2000 dengan meraih penghargaan Bintang Adhi Makayasa, kemudian putra kedua Edhi Baskoro Yudhoyono merupakan lulusan Nanyang Technological University di bidang Ekonomi dan bekecimpung di dunia politik.

Pendidikan

Pendidikan Sarjana adalah langkah awal dari masa depan paling menentukan dalam diri SBY. Ketika duduk di bangku kelas lima, beliau untuk pertamakali kenal dan akrab dengan nama Akademi Militer Nasional (AMN), Magelang, Jawa Tengah. Di kemudian harinya AMN berubah nama menjadi Akabri. SBY masuk SMP Negeri Pacitan, yang terletak di selatan alun-alun. Ini adalah sekolah idola bagi anak-anak Kota Pacitan. Mewarisi sikap dari sosok ayahnya yang memiliki disiplin keras, SBY berjuang untuk mewujudkan cita-cita masa kecilnya menjadi tentara dengan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) setelah lulus dari SMA pada akhir tahun 1968. Namun, lantaran terlambat mendaftar, SBY tidak langsung masuk Akabri. Maka SBY pun sempat menjadi mahasiswa Teknik Mesin Institut 10 November Surabaya (ITS).

Social Media

Ternyata dibalik kesibukan menjadi pemimpin Indonesia pak SBY juga menyempatkan membuat social media yang digunakan untuk berinteraksi dengan rakyat nya pada masa jabatan nya, pada tanggal 13 april 2013, beliau yang akrab kita sapa pak SBY mengeluarkan kicauan petamanya di tweeter dengan akunnya @SBYudhoyono, akun twitter ini dikelola oleh dirinya dengan bantuan stafnya.


Karya Tulis

Disamping itu beliau juga kerap menyampaikan aspirasi dan kisha hidup dalam bentuk buku, inilah beberapa daftar buku hasil buatan beliau:
  • Yudhoyono, Susilo Bambang (2000). Noeh, Munawar Fuad; Mustofa, Kurdi, ed. Mengatasi Krisis, Menyelamatkan Reformasi (dalam Indonesian) (2nd ed.). Jakarta: Pusat Pengkajian Etika Politik dan Pemerintahan. ISBN 979-9357-00-4.
  • Yudhoyono, Susilo Bambang (2004). Taman Kehidupan: Kumpulan Puisi (dalam Indonesian) (2nd ed.). Jakarta: Yayasan Nida Utama. ISBN 979-96431-8-X.
  • Yudhoyono, Susilo Bambang (2004). Revitalizing Indonesian Economy: Business, Politics, and Good Governance. Bogor: Brighten Press. ISBN 979-96431-5-5.
  • Yudhoyono, Susilo Bambang (2005). Transforming Indonesia: Selected International Speeches (2nd ed.). Jakarta: Office of Special Staff of the President for International Affairs in co-operation with PT Buana Ilmu Populer. ISBN 979-694-876-1.

referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Susilo_Bambang_Yudhoyono

Read More

Friday, December 16, 2016

SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (3)

  No comments
3:44 AM

Nah di artikel ini adalah penghujung dari kisah-kisah Gesang Sang Maestro Bengawan Solo. Jika kalian belum baca informasi tentang Sang maestro Bengawan Solo, cek di SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (1) dan SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (2) ya.

Kali ini yang akan dibahas adalah kehidupan dan karya-karya Gesang Sang Maestro Bengawan Solo yang fenomenal. Bagaimana kisah kehidupan Gesang? Baca dan ikuti kisahnya.

. . .
Biar Jembatan Merah seandainya patah
Akupun bersumpah
Akan kunanti dia disini
Bertemu lagi
. . .

Jembatan Merah - Oleh Gesang

·         Kehidupan
Gesang pernah menikah, namun pada tahun 1962, ia telah berpisah dengan istrinya dalam keadaan belum mempunyai seorang anakpun. Selanjutnya selama ini ia memilih untuk hidup sendiri. Selama 20 tahun, Sang Maestro Bengawan Solo itu tinggal di Perumnas Palur, hasil dari pemberian Gubernur Jawa Tengah, Soepardjo Roestam pada tahun 1980. Lalu kemudian beliau pindah dan hidup bersama dengan keponakan dan keluarganya di Jalan Bedoyo Nomor 5 Kelurahan Kemlayan, Serengan, Solo.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya dalam mengikuti perkembangan dunia musik keroncong, pihak Jepang mendirikan Taman Gesang di dekat bantaran Sungai Bengawan Solo pada tahun 1983. Pengelolaan dari Taman Sang Maestro Bengawan Solo itu dibiayai oleh Yayasan Gesang, yaitu sebuah lembaga yang didirikan untuk Gesang di Jepang.
 Sebelumnya pada 12 Mei 2010, Gesang melakukan cek kesehatan rutin. Kemudian dokter dari Sang Maestro Bengawan Solo ini menyarankan untuk dilakukan opname kepada Gesang. Dan beliau di rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo. Sejak saat itu, kondisi kesehatan Gesang semakin menurun. Dan sempat banyak berita burung yang mengabarkan bahwa pada tanggal 18 Mei 2010 Sang Maestro itu meninggal dunia.
Sang Maestro Bengawan Solo mengalami sakit
Sang Maestro Bengawan Solo mengalami sakit
Sumber : goo.gl/a8n1TE
Pada Kamis 20 Mei 2010 kesehatan Sang Maestro Bengawan Solo semakin kian menurun, saat waktu menunjukkan pukul 14.00 dan 17.30 keadaan Gesang kritis. Tepat pukul 18.10, beliau lelaki yang dibanggakan oleh warga Jepang menghembuskan nafas terakhirnya di usia 92 tahun. Tidak ada wasiat yang ditinggalkan oleh penggubah Bengawan Solo ini sebelum ia meninggal. Gesang telah menorehkan kebanggan dalam dunia musik Indonesia. Namanya akan selalu terkenang dalam aliran Sungai Bengawan Solo yang tak akan pernah ada keringnya.

·         Karya
-    Bengawan Solo
-    Dongengan
-    Impenku
-    Kalung Mutiara
-    Pemuda Dewasa
-    Borobudur
-    Jembatan Merah
-    Pamitan
-    Caping Gunung
-    Ali-ali
-    Andheng-andheng
-    Luntur
-    Si Piatu
-    Nusul
-    Nawal
-    Saputangan
-    Dunia Berdamai
-    Sebelum aku mati
-    Bumi Emas Tanah Airku
-    Urung
-    Roda Dunia
-    Tembok Besar
-    Seto Ohashi
-    Pandanwangi
-    Kacu-kacu
-    Tirtonadi
-    Sandhang Pangan
-    Kemayoran
 
Gesang - Sang Maestro Bengawan Solo
Gesang - Sang Maestro Bengawan Solo
Sumber : goo.gl/0Zmt3f
Nah menarik sekali bukan kisah Gesang - Sang Maestro Bengawan Solo ini. Masih banyak juga lho kisah-kisah menarik lainnya. Tunggu kisah-kisahnya disini ya. 

Artikel Terkait :
- SENIMAN BETAWI LEGENDARIS (2)
- SENIMAN BETAWI LEGENDARIS (3)


Read More

Thursday, December 15, 2016

Biografi Didik Nini Thowok-3 : Maestro Tari yang Sukses Berkeliling Dunia

  No comments
9:14 PM

Kecintaanya terhadap dunia tari sebesar kecintaanya terhadap negerinya Indonesia tercinta. Begitu banyak harapan yang diinginkan untuk membangun bumi pertiwi ini. Berikut lanjutan biografi Maestro Tari Didik Nini Thowok yang dibagi menjadi dua bagian, harapan untuk Indonesia dan kisah dibalik tarian cross gender yang dibawakannya :

penari,  maestro tari, yogyakarta, Indonesia, cross gender, tradisional
Stage Make-up by Didik
  • Harapan untuk Indonesia
Indonesia yang terdiri dari berbagai tari tradisional ini seharusnya dapat dijadikan potensi ekonomi kreatif dan dapat menarik banyak devisa. Seharusnya pemerintah mendukung sepenuhnya para seniman agar dapat terus berkarya dan membangun negeri tercinta ini. Dari segi pertunjukan seni tari, di Indonesia hanya ada dua yang rutin dilaksanakan, yaitu di Bali dan di Taman Safari. Bagi maestro tari ini, dukungan dari pihak swasta dan pemerintah sangat diperlukan. Maestro tari ini berharap pemerintah dapat memfasilitasi dan meringankan pajak. Sebagai salah seorang seniman, beliau sering mendapatkan keluhan dari para seniman lain karena tingginya pajak. Maestro tari ini berharap disetiap kota besar yang sarat akan pariwisata diadakan pertunjukan kesenian yang ditata secara profesional dan dapat diadakan setiap hari. Tentunya ini dapat membuka lapangan pekerjaan dan negara mendapatkan devisa yang banyak.
 “belajar seni itu mengolah rasa”
Selain untuk kepeduliannya terhadap seniman dan pertunjukan seni, maestro tari ini juga peduli dengan generasi muda bangsa ini. Menurutnya, pemuda luar negeri yang lebih tertarik dengan seni tradisional Indonesia dibanding pemuda Indonesia ini sangat rumit. Kurikulum disekolah sebaiknya memasukkan muatan kesenian dalam mata pelajaran yang diajarkan. Menurut pengalaman maestro tari ini, “belajar seni itu mengolah rasa”. Pemuda sekarang kurang menyukai seni tradisional Indonesia karena tidak diperkenalkan sejak dini. Para pemuda sekarang seharusnya bukan hanya sekedar menghargai, tetapi menjadi bagian dari seni tradisional itu sendiri. Di negara kita ini sudah dikenal bahwa profesi di di dunia seni tradisional tidak menjamin kehidupan ekonomi seseorang. Padahal walaupun memiliki gelar seni tari misalnya, tidak harus menjadi penari tradisional nantinya. Seperti yang dilakukan mestro tari ini, sebagai lulusan seni tari beliau bisa berprofesi menjadi pengajar, memberikan talkshow, membuka pabrik untuk penyewaan dan penjualan kostum, hingga menjadi penata rias. Jadi para pemuda tidak perlu takut untuk menjadi bagian dari seni tradisional untuk negeri tercinta ini.

penari,  maestro tari, yogyakarta, Indonesia, cross gender, tradisional
Didik dalam Sarah Sechan
Peran media pun tidak kalah penting untuk mengenalkan seni tari tradisional pada generasi bangsa ini. Banyak stasiun televisi belum memberikan porsi untuk seni tradisional.Sekarang stasiun televisi lebih banyak menayangkan talkshow yang sering tidak mempunya kelas, tetapi itu yang mempunya rating tinggi. Sungguh ironis rasanya. Beliau berharap media televisi lebih berperan lagi layaknya media cetak seperti saat ini.




Bersambung...

Referensi :
Satu Indonesia - Didik Nini Thowok  : https://www.youtube.com/watch?v=yOejvaXL-Zg

Kisah sebelumnya :  
 
Kisah selanjutnya : Biografi Didik Nini Thowok-4 : Maestro Tari yang Sukses Berkeliling Dunia

Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca:) silahkan beri kritik atau saran melalui kolom komentar dibawah. Jangan lupa dishare!☺

Read More

Sunday, December 4, 2016

SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (1)

  No comments
7:06 PM

Bengawan Solo
Riwayatmu kini

Sedari dulu jadi…

Perhatian insani
Musim kemarau
Tak seberapa airmu
Dimusim hujan air
Meluap sampai jauh...
Mata airmu dari Solo
Terkurung gunung seribu
Air meluap sampai jauh...
Dan akhirnya ke laut
Itu perahu
Riwayatmu dulu
Kau pedagang selalu...
Naik itu perahu - 

("Bengawan Solo" oleh Gesang)

Siapa sih yang belum pernah dengar lagu "Bengawan Solo" di atas? Nasib pencipta lagu di atas hampir pernah dilupakan oleh tanah kelahirannya. Sang Maestro Bengawan Solo ini adalah Gesang Martohartono, yang akrab dipanggil dengan Gesang. Beliau adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu keroncong di Indonesia. Lewat lagunya “Bengawan Solo”, Sang Maestro Bengawan Solo ini terkenal di seantero Asia, khususnya Indonesia dan Jepang. Karena kecintaannya kepada lagu keroncong asli Indonesia ini, dirinya dijuluki sebagai “Maestro Keroncong Indonesia”.

Sang Maestro Bengawan Solo
Sang Maestro Bengawan Solo
Sumber : goo.gl/KVjRTs

Latar Belakang

      Sang Maestro Bengawan Solo ini lahir di Solo, Jawa Tengah pada tanggal 1 Oktober 1917 dan meninggal pada tanggal 20 Mei 2010 di Surakarta berumur 92 tahun. Anak bungsu dari ayah Martodihardjo dan sang ibu Sumidah ini pada saat kecil bernama Sutadi. Namun karena sering mengalami sakit-sakitan terutama demam hingga nyaris bisa merenggut nyawanya, sehingga Sang Maestro Bengawan Solo tersebut diganti nama oleh sang ayah menjadi Gesang. Gesang sendiri memiliki arti hidup dalam bahasa Jawa.


Awal Karir Sang Maestro Bengawan Solo

     Jiwa seni yang dimiliki Sang Maestro Bengawan Solo ini sudah terbawa sejak jaman kanak-kanaknya. Disaat teman-teman sebayanya lebih menggemari permainan sepak bola di lapangan, Gesang kecil lebih tertarik untuk bersenandung bernyanyi. Walaupun bakat yang ia miliki adalah otodidak. Nah, dari kerutinannya dalam melakukan senandung-senandung atau dalam bahasa Jawa berarti rengeng-rengeng, ia mulai melahirkan karya-karya lagu yang berirama keroncong dengan nada sederhana namun mempunyai lirik yang bermakna.

     Sang Maestro Bengawan Solo ini pertama kali menciptakan karyanya yaitu pada saat usianya belum mencapai 20 tahun, pada 1934. Lagu pertama yang ia tuliskan yaitu berjudul “Si Piatu”, yang diilhami dari cerita kisah hidupnya sendiri yang telah ditinggal pergi oleh ibundanya tercinta pada saat ia berumur 5 tahun. 

     Selama 14 tahun setelah tinggal bersama ibu tirinya yaitu Sumirah, pemuda Sang Maestro Bengawan Solo yang bergabung dengan grup musik keroncong “Marko” melantunkan lagu pertamanya “Si Piatu” melalui radio SRV (Solosche Radio Vereeniging)

Penasaran dengan kisah Sang Maestro Bengawan Solo selanjutnya? Tunggu kisahnya disini yaa...

Artikel Terkait :
- INILAH SOSOK DIBALIK RAMINTEN (1)
- INILAH SOSOK DIBALIK RAMINTEN (2)
- SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (2)
- SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (3)
- SENIMAN BETAWI LEGENDARIS (1)
- SENIMAN BETAWI LEGENDARIS (2)
- SENIMAN BETAWI LEGENDARIS (3)

Read More

Riau Ega Agatha, Atlet Panahan Indonesia

  No comments
4:24 AM

Riau Ega Agatha, Atlet Panahan Indonesia yang bermain di Olimpiade Rio de Janeiro Brazil

Pemanah Indonesia, Riau Ega Agatha
Riau Ega Agatha
Nama Riau Ega Agatha kini menjadi perbincangan hangat di Indonesia, dikarenakan Atlet Panahan dari Indonesia yang Berlaga di Olimpiade Rio, Brazil ini berhasilkan mengalahkan pemanah nomor satu dunia asal korea selatan, Kim woo-jin. Tentu banyak orang yang belum tahu tentang profil dan biodata Riau Ega Agatha ini. Yap pria yang bernama Riau Ega Agatha ini lahir di Blitar, 25 november 1991. Riau ega ini mulai menekuni olahraga panahan sejak 10 tahun lalu. Ia mulai giat berlatih ketika hijrah ke Surabaya.

Prestasi perdana dapat diraih ketika mengikuti ajang Asian Grand Prix di Filipina. Riau ega meraih peringkat ketiga dan sempat juga mendapatkan 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu di Kejuaraan ATM Malaysia Terbuka. Selanjutnya, mahasiswa Universitas Narotama itu sempat tampil di kejuaraan panahan dunia 2011. 

Riau Ega Agatha saat bermain di Olimpiade Rio De Janeiro, Brazil

Riau juga sukses meraih medali perunggu di ajang Piala Dunia Panahan yang berlangsung di Shanghai China pada bulan Mei. Medali perunggu direbut pada nomor individu recurve.Prestasi apik juga ditorehkan Riau Ega ketika berlaga di SEA Games 2015 Singapura. Riau berhasil meraih medali perak pada  beregu recurve putra bersama Muhammad Wijaya dan Hendra Purnama. Lalu, di nomor recurve campuran bersama Ika Yuliana Rochmawati berhasil menyabet medali emas.
Ika Yuliana Rochmawati dan Riau Ega Agatha

Dan ketika berlaga di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Riau mampu memberi kejutan. Ia sempat mengalahkan juara dunia sekaligus pemanah nomor satu dunia, Kim Woo-jin (Korea Selatan), dengan skor 6-2. Hasil tersebut menjadi kejutan terbesar pada Olimpiade Rio 2016.

Prestasi

  • Medali Emas Islamic Solidarity Games 2013
  • Medali perak SEA Games 2015 (individu putra recurve)
  • Medali Emas SEA Games 2015 (mixed team recurve)

sumber : 

lihat juga biografi yang menarik lainnya dibawah ini :

Read More

Tuesday, November 29, 2016

8 Kebijakan Unik Dedi Mulyadi (bagian 2)

  No comments
7:18 AM

8 Kebijakan Unik dari Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta (Part 2)

Sebelumnya saya sudah memposting biografi Dedi Mulyadi, Jika belum membacanya silahkan klik disini.

Kebijakan Unik Dedi Mulyadi (Part 1) klik disini

5. Pemeriksaan Mulut dan gigi, Jika ketahuan Merokok terancam tidak Naik Kelas.

Kebijakan Unik dedi Mulyadi pemeriksaan gigi dan Mulut
sumber:https://goo.gl/4VWh5Z
 
Pemerintah Purwakarta sangat melarang siswa untuk merokok. Sehingga Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta mengeluarkan kebijakan unik yaitu dengan melakukan sidak tiap bulan oleh tenaga kesehatan untuk mengetahui siswa merupakan perokok aktif atau bukan. Kemudian diberi surat peringatan. Jika masih membandel nilainya akan dipotong dan memanggil orang tuanya. Jika masih melakukanya lagi maka akan terancam tidak naik kelas.



6. Menghilangkan PR dan Meniadakan Study Tour

Kebijakan Unik Dedi Mulyadi Tidak ada PR dan Study tour
sumber: http://onixradio.id/wp-content/uploads/2016/10/tahun-depan-pr-sekolah-ditiadakan-diganti-ini-1080x675.jpg

“Pendidikan terbaik itu adalah yang sebanyak-banyaknya memberikan pengalaman hidup. Bukan yang melahirkan sebanyak-banyaknya ulangan” – Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta
Alasan Dedi Mulyadi menegeluarkan kebijakan unik menghilangkan Study tour adalah karena study tour seolah-olah bersifat wajib dan juga membebani siswa. Kabar Baiknya adalah PR dihilangkan namun jangan senang dulu karena, siswa akan ditugaskan dengan yang lebih nyata seperti menghitung luas Ladang dan sebagainya.



7. Siswa Harus Berternak dan Menanam

Kebijakan Unik Dedi Mulyadi Mewajibkan siswa beternak
sumber: https://goo.gl/YfdgY2
 
Kebijakan unik ini diwujudkan dalam program Budak Angon.  Siswa laki-laki ditugaskan untuk beternak dan harus mengetahui dasar-dasar pertanian seperti sistem menanam dan sebagainya. Sedangkan siswa perempuan harus bisa menjahit, memasak, dan sebagainya. Program ini juga merupakan syarat naik kelas.

Kebijakan unik ini bertujuan untuk siswa agar menjadi lebih produktif bukan hanya konsumtif



8. Dilarang nonton TV dari Magrib hingga Isya



Kebijakan Unik Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta dilarang mennton tv dari magrib hingga isya
sumber: http://alam-maya.com/wp-content/uploads/2013/08/Efek-Baik-dan-Buruk-Nonton-Televisi1.jpg

Kebijakan unik ini untuk menanamkan kembali kebiasaan untuk berada di Masjid untuk mengaji. Kebijiakan unik ini juga bertujuan untuk mengurangi pengaruh siaran-siaran TV yang tidak bermanfaat. Kebijakan unik ini sangat mebutuhkan peran orang tua dalam mengawasi anak mereka dalam melaksanakan program ini. Karena mereka lah yang paling dekat dengan mereka ketika siswa pulang sekolah.

Sumber :




Read More

8 Kebijakan Unik Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta

  No comments
6:41 AM


8 Kebijakan Unik dari Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta (Part 1)

Pada postingan saya sebelumnya, saya menuliskan perjalanan Dedi Mulyadi mulai dari SD hingga menjadi Bupati, Jika anda belum membacanya silahkan klik disini

Ketika menjabat sebagai Bupati Purwakarta hingga sekarang, Dedi Mulyadi banyak mengeluarkan kebijakan- kebijakan yang bisa dibilang unik. Berikut adalah kebijakan-kebijakan unik dari Dedi Mulyadi:

1.    Mematikan Lampu pada saat Bulan Purnama

Kebijakan Unik Bupati Purwakarta melarang untuk menyalakan lampu ketika bulan purnama
sumber : https://goo.gl/FgjGle

Biasanya masyarakat sering mengkomplain PLN jika listrik dipadamkan namun Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta mempunyai kebijakan unik yaitu mewajibkan wilayah yang dia pimpin untuk mematikan lampu jika Bulan Purnama. Namun kebijakan unik ini bukan karena mistis atau sebagainya, alasannya adalah agar masyarakat lebih menikmati keindahan alam khususnya bulan Purnama tersebut. Kebijakan unik Dedi Mulyadi mewajibkan untuk mematikan lampu dari magrib hingga jam 9 malam dan yang dimatikan adalah lampu teras dan penerangan jalan umum.


2.   Dilarang Curhat dan Memposting yang tidak bermutu di Media Sosial

Kebijakan Unik Bupati Purwakarta  tidak boleh curhat di sosial media
sumber :https://globalvoices.org/wp-content/uploads/2012/08/social-media-block-375x247.png


Kebijakan unik kedua adalah dilarang untuk  curhat atau menggunakan social media secara berlebihan. Kebijakan unik ini berlaku untuk pejabat dan tenaga pengajar di Purwakarta.  Sanksi yang diberikan jika kebijakan unik ini dilanggar adalah mendapat surat teguran dari Dedi Mulyadi.



3.   Remaja dibawah 17 tahun tidak Boleh Pacaran

Kebijakan Unik Bupati Purwakarta dilarang pacaran dibawah 17 tahun
sumber:https://datinginsightindonesia.files.wordpress.com/2014/05/no-kids-date.jpg?w=714

Kebijakan unik ini dilakukan untuk melindungi generasi muda Purwakarta agar terbebas dari nikah mudah.
"Untuk yang berpacaran, nanti kita lihat usianya, kalau di bawah 17 tahun kita kembalikan ke orang tuanya. Anak di bawah umur tidak boleh pacaran" kata Dedi Mulyadi


4.   Kebijakan Desa Berbudaya, Anak Usia Sekolah SD, SMP, dan SMA dilrang berkeliaran diluar rumah diatas 21.00.

Kebijakan Bupati Purwakarta dilarang keluar malam
sumber:https://ranovgoblog.files.wordpress.com/2013/02/anak-tv.jpg

Kebijakan unik ini mewajibkan agar anak sekolah harus sudah berada dirumah setelah jam 9 malam. Kebijakan ini didukung dengan disediakannya CCTV disetiap sudut desa dan juga ada tim- tim khusus yang melakukan penjagaan atau pengawasan aktivitas warga.
“Nah lalu kita atur juga tata adab desa. Nanti ada CCTV dan pos keamanan, semua tamu yang keluar-masuk Purwakarta harus didata. Lalu untuk kunjungan ke rumah tidak boleh di atas jam 9 malam, jadi tidak hanya dalam konteks berpacaran” Dedi Mulyadi

SELANJUTNYA SILAHKAN KLIK DISINI

Sumber :


Read More