Showing posts with label Brazil. Show all posts

Sunday, December 4, 2016

Riau Ega Agatha, Atlet Panahan Indonesia

  No comments
4:24 AM

Riau Ega Agatha, Atlet Panahan Indonesia yang bermain di Olimpiade Rio de Janeiro Brazil

Pemanah Indonesia, Riau Ega Agatha
Riau Ega Agatha
Nama Riau Ega Agatha kini menjadi perbincangan hangat di Indonesia, dikarenakan Atlet Panahan dari Indonesia yang Berlaga di Olimpiade Rio, Brazil ini berhasilkan mengalahkan pemanah nomor satu dunia asal korea selatan, Kim woo-jin. Tentu banyak orang yang belum tahu tentang profil dan biodata Riau Ega Agatha ini. Yap pria yang bernama Riau Ega Agatha ini lahir di Blitar, 25 november 1991. Riau ega ini mulai menekuni olahraga panahan sejak 10 tahun lalu. Ia mulai giat berlatih ketika hijrah ke Surabaya.

Prestasi perdana dapat diraih ketika mengikuti ajang Asian Grand Prix di Filipina. Riau ega meraih peringkat ketiga dan sempat juga mendapatkan 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu di Kejuaraan ATM Malaysia Terbuka. Selanjutnya, mahasiswa Universitas Narotama itu sempat tampil di kejuaraan panahan dunia 2011. 

Riau Ega Agatha saat bermain di Olimpiade Rio De Janeiro, Brazil

Riau juga sukses meraih medali perunggu di ajang Piala Dunia Panahan yang berlangsung di Shanghai China pada bulan Mei. Medali perunggu direbut pada nomor individu recurve.Prestasi apik juga ditorehkan Riau Ega ketika berlaga di SEA Games 2015 Singapura. Riau berhasil meraih medali perak pada  beregu recurve putra bersama Muhammad Wijaya dan Hendra Purnama. Lalu, di nomor recurve campuran bersama Ika Yuliana Rochmawati berhasil menyabet medali emas.
Ika Yuliana Rochmawati dan Riau Ega Agatha

Dan ketika berlaga di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Riau mampu memberi kejutan. Ia sempat mengalahkan juara dunia sekaligus pemanah nomor satu dunia, Kim Woo-jin (Korea Selatan), dengan skor 6-2. Hasil tersebut menjadi kejutan terbesar pada Olimpiade Rio 2016.

Prestasi

  • Medali Emas Islamic Solidarity Games 2013
  • Medali perak SEA Games 2015 (individu putra recurve)
  • Medali Emas SEA Games 2015 (mixed team recurve)

sumber : 

lihat juga biografi yang menarik lainnya dibawah ini :

Read More

Tuesday, November 29, 2016

Tragedi Jatuhnya Pesawat Chapecoense FC

  No comments
8:47 AM

Associação Chapecoense de Futebol, atau yang lebih dikenal sebagai Chapecoense dan biasa disingkat ACF adalah salah satu tim sepakbola asal Brazil yang sedang naik daun. Tim Chapecoense sedang melakukan perjalanan untuk melakoni laga final melawan Atletico Nacional. Akan tetapi pesawat dengan nomor regristasi CP2933 yang membawa 81 penumpang dan termasuk pemain dari tim Chapecoense mengalami kecelakaan yang menyebabkan meninggalnya 76 penumpang. Ada 3 pemain yang selamat.  

"Jika aku meninggal sekarang, aku akan meninggal dalam keadaan tersenyum" - Caio Junior, Pelatih ACF.


         AFC didirikan pada 10 Mei 1973 atau 43 tahun yang lalu. pencapaian mereka adalah berhasil memenangkan beberapa kejuaraan. Seperti Campeonato Catarinense (1977, 1996, 2007, 2011), Copa Santa Catarina (2006), Taça Santa Catarina (1979), Taça Plinio Arlindo de Nez (1995), Campeonato Seletivo (2002), Copa da Paz (2005).


 Barcelona dan Real Madrid melakukan minute of silence sebelum memulai latihan mereka untuk menghormati korban tragedi jatuhnya pesawat Chapecoensee.


Penyebab tragedi jatuhnya pesawat Chapecoense masih diselidiki. Akan tetapi pilot pesawat berhasil membuang bahan bakar pesawat agar tidak menyebabkan ledakan saat jatuh. Sehingga beberapa penumpang masih bisa selamat dari kecelakaan pesawat tesebut. Ucapan duka terus mengalir di akun-akun media sosial club sepakbola lainnya untuk tragedi jatuhnya pesawat Chapecoense. sepert Real Madrid, Barcelona, Manchester United, Atletico Madrid, Juventus, AC Milan, Internazionale, Borussia Dortmun, Bayern Munchen, Chealsea, Arsenal, Manchester City, Liverpool. 

Hampir semua tim-tim Brazil mengganti profile picture Instagram mereka dengan logo ACF untuk mengenang tragedi jatuhnya pesawat Chapecoense.
.


     Tragedi jatuhnya pesawat Chapecoense ini mengingatkan kita dengan Tragedi Munich. Dimana pada tahun 1958 ManchesterUnited juga mengalami kejadian yang sama yaitu jatuhnya pesawat mereka yang membawa para pemainnya di Munich. Akibat kejadian tersebut Manchester United akhirnya kalah di semifinal melawan AC Milan, dan Real Madrid berhasil menjadi juara ketika berhasil mengalahkan AC Milan di laga Final. Akan tetapi, Real Madrid menginginkan agar gelar juara diserahkan kepada Manchester United pada saat itu. Real Madrid juga sempat inigin meminjamkan pemainnya yakni FerenchPuskas dan Alfredo Di Stefano. Akan tetapi hal tersebut tidak berhasil dilakukan karena beberapa hal. 



Atletico Nacional yang tidak lain adalah lawan mereka partai final yang akan dilaksanakan tersebut  meminta kepada federasi sepakbola Brazil untuk menyerahkan langsung gelar juara kepada ACF untuk menghormati korban tragedi jatuhnya pesawat Chapecoense.



Selain tragedi jatuhnya pesawat Chapecoense (2016) dan Manchester United (1958), ada juga tragedi yang sama menimpa tim sepak bola lainnya. Seperti Tragedi Torino (1940), Zambia National Team (1993), dan Alianza Lima Peru (1987).





Read More